Bangunan Gudang Tiga semula merupakan bagian dari Kantor Soesmans yang menghadap ke arah emplasemen Stasiun Sentral Jurnatan. Stasiun tersebut merupakan pertemuan lima koridor rel KA, yaitu trem dalam kota, SJS jurusan Se-marang – Lasem, Stasiun Tawang, Stasiun Pon-col, dan KA pelabuhan, sehingga menumbuhkan pergudangan di sisi selatan Kota Lama. . Bangunan gudang beratap konstruksi baja berbentuk pelana bersusun untuk ventilasi. Pemandangan dari Jl. Sendowo menampakkan deretan tiga parapet, masing-masing dengan bagian tengah yang ditinggikan tempat kedudukan pintu utama masing-masing unit. Bagian atas gunungan berhias undak berprofil. Peralihan kepemilikan berkenaan dengan pewarisan menyebabkan ketiga gudang tersebut selain terlepas dari Kantor Soesmans juga jatuh pada hak kepemilikan pribadi-pribadi. . Dari ketiganya Gudang 1, paling barat dalam kondisi relatif utuh, Gudang 2 façadenya berubah, dan Gudang 3 berubah, baik atap, maupun façade.