Bangunan ini merupakan kantor pusat N.V. Se-marang–Joana Stoomtram-Maatschappij, perusahaan perangkutan kereta api tertua di Hindia Belanda yang memulai operasinya pada tahun 1882 dengan rute Jurnatan – Jomblang. Perusahaan inilah yang menjadi pelopor dari perusahaan sejenis yang menghubungkan Semarang dengan wilayah/kota lain, termasuk Mijen; Cirebon; daerah Jawa Timur; dan wilayah aliran Sungai Serayu. Selanjutnya kompleks bangunan dikembangkan sebagai bale yasa dengan penambahan unit-unit bangunan kearah timur, sedangkan kantor SJS dipindahkan ke Jl. M.H. Thamrin bersama de ngan SCS – Semarang Cheribon Stoomtram Maatschappij. Sejak tahun 1990-an bangunan yang masih dalam status dimanfaatkan ini mengalami penjarahan komponen-komponen konstruksinya. Pada tahun 1995 sebagian balok loteng bangunan utama telah dijarah secara rapi dengan meninggalkan bekas potongan yang digergaji rapi. Tanpa pengusutan yang memadai penjarahan terus berlangsung hingga 2014. Sementara itu genangan banjir pasang telah semakin merusak bangunan-bangunan bengkel sehingga musna. Bangunan ini mempunyai nilai penting karena merupakan kantor perusahaan kereta api pertama yang berdiri di Semarang/Hindia Belanda.