Rumah dua lantai bergaya landhuis Neo Klasik berserambi dengan deretan kolom Dorik, dan berasal dariakhir abad ke-19. Rumah yang kini dihuni keturunan Tasripin pengusaha Semarang terkenal tersebut menjadi istimewa karena me-miliki halaman depan cukup luas, berbeda dari kebanyakan bangunan di Kota Lama. Pemanfaatan halaman untuk tempat usaha telah menghalangi pandangan ke bangunan utama.